Jumat, 17 Oktober 2008

EMPEDU

Empedu dibentuk di dalam sela-sela kecil di dalam sel hepar melalui kapiler empedu yang halus. Fungsi dari empedu adalah sebagai persediaan getah empedu, membuat getah empedu menjadi kental. Getah empedu adalah cairan yang dihasilkan oleh sel-sel hati setiap hari, ± 500-1000cc yang digunakan untuk mencerna lemak. Kandung empedu merupakan sebuah kantung berbentuk terong dan merupakan membrane berotot letaknya dalam sebuah lobus disebelah permukaan bawah hepar sampai pinggir depannya, panjangnya 8-12 cm berkapasitas 60 cm3 dan berfungsi sebagai depot penyimpanan bagi empedu itu sendiri.

Bagian-bagian dari kandung empedu :

Fundus vesika felea, merupakan kandung empedu yang paling akhir setelah corpus vesika felea

Corpus vesika felea bagian dari kandung empedu yang didalamnya berisi gatah empedu

Leher kandung kemih merupakan leher dari kandung empedu yaitu saluran pertama masuknya getah empedu ke kandung empedu

Ductus sisticus, panjangnya kurang lebih 3,75cm berjalan dari leher kandung empedu dan bersambung dengan ductus hepaticus membentuk saluran empedu ke duodenum

Ductus hepaticus saluran yang keluar dari leher

Ductus Coledokus saluran yang membawa empedu ke duodenum

Fungsi sekresi hati membentuk empedu juga sangat penting. Salah satu zat yang dieksresi ke empedu adalah pigmen bilirubin yang berwarna kuning-kehijauan. Bilirubin adalah hasil akhir dari pemecahan hemoglobin. Bilirubin merupakan suatu alat mendiagnosis yang sangat bernilai bagi para dokter untuk mendiagnosis penyakit darah hemolitik dan berbagai tipe penyakit hati.

Hati mengeluarkan limbah produk ke dalam darah dan mensekresikannya ke dalam empedu. Empedu yang dihasilkan oleh hati akan disimpan untuk sementara waktu dalam vesica velea atau kandung empedu sampai kemudian diperlukan untuk proses pencernaan. Pada saat ini empedu akan mengosongkan isinya dan memasuki intestinum.

Getah Empedu dibentuk secara terus menerus oleh hepatosit dan dikumpulkan dalam kanalikulus serta saluran empedu. Empedu tersusun dari air dan elektrolit seperti natrium, kalium, kalsium, klorida serta bikarbonat dan juga mengandung dalam jumlah yang berarti beberapa substansi seperti lesitin, kolesterol, bilirubin serta garam-garam empedu. Empedu disimpan dalam kandung empedu lalu dialirkan ke dalam intestinum bila diperlukan bagi pencernaan.

Di antara saat-saat makan ketika sfinkter oddi tertutup, empedu yang diproduksi oleh hepatosit akan memasuki kandung empedu. Selama penyimpanan sebagian besar air dalam empedu diserap melalui dinding kandung empedu sehingga empedu lebih pekat 5-10 kali dari konsentrasi saat disekresikan pertama kali oleh hati. Ketika makanan masuk ke duodenum akan terjadi kontraksi di kandung empedu dan relaksasi di sfinkter oddi yang memungkinkan empedu mengalir masuk ke dalam intestinum.

Garam empedu à Garam natrium dan kalium asam empedu dan semua zat yang disekrsi ke dalam empedu yang saling berkonjugasi.

Asam kolat

Asam kenodeoksikolat à Asam primer

Di dalam kolon bakteri ubah Ö

Asam deoksikolat

Asam likolat à Asam sekunder à hy 1%, disekresi

Menurunkan tegangan prmukaan n brsama fosfolipid dan monogliserida brperan mengemulsi lemak sebagai prsiapan untuk dicerna dan diserap di usus halus.

Brsifat amfipatik à mmiliki domain hidrofilik (menghadap kluar) n hidrofobia (k dlm)à lmpeng silindris à misel à mempertahankan lemak dlm larutan dan membawanya ke brush border sel epitel usus à di serap.

Apabila tdk ada empdu, maka hamper 50% lemak kluar à feses.

Poskan Komentar