Minggu, 01 November 2009

Tugas Farmakologi

NAMA : KRISTIANI D TAUHO
NIM : 462007026

Farmacology’s Home Test

I.Herbal Therapy with Nursing Implementation

1)Yang berperan menjadi sumber dari unsur obat adalah sumber yangberasal dari tanaman atau sumber herbal.
2)Untuk mengganti produk herbal, harus mengacu pada peraturan yang dikeluarkan dan disetujui oleh FDA (Food and Drug Administration). Tidak dapat diingkari pula bahwa obat tambahan atau suplemen dapat mencegah, merawat, mengobati, mengurangi dan mendiagnosa penyakit sehingga ada aturan dari FDA tahun 2000 bahwa yang tercatat sebagai suplemen yang berhubungan dengan makanan dapat membuat pengakuan struktur dan fungsi tanpa persetujuan FDA. Untuk menggantikan informasi pada label produk herbal digunakan herbal monograph.
3)Suplemen yang berhubungan dengan makanan maupun obat harus mendapatkan persetujuan dari FDA, dimana harus dipasarkan dengan dosis yang dianjurkan serta konsumen diingatkan bahwa obat tersebt harus diuji dulu sebelum dipasarkan untuk menjamin keamanannya.
4)Hanya untuk efek psikologis saja, tetapi tidak ada pengakuan yang dapat dibuat tentang perawatan dan pengobatan suatu kondisi yang spesifik. Contohnya hanya boleh mengatakan bahwa obat tersebut akan menurunkan atau mengurangi gejala, tidak penyakitnya.

Identifikasi
5)Antagonis serotonin untuk pola pada sakit kepala migrain, membutuhkan pendinginan.

Jawaban : Aksi antagonis serotonin dipercaya ada pada Feverfew untuk mencegah dan sebagai program jangka panjang untuk memanajemen sakit kepala migren. Karena penggunaannya dalam waktu yang lama dapat memberikan hasil yang lebih baik, maka obat ini perlu untul didinginkan agar tidak cepat rusak. Jadi tepatnya bukan efek antagonis serotoninnya yang membutuhkan pendinginan, tetapi obat Feverfew yang perlu disimpan di tempat yang dingin dan kering.

6)Sebagian perbaikan resep herbal atau penggunaan yang berulang dari resep herbal untuk menuju keadaan yang lebih baik digunakan dalam perawatan sindrom dimentia, vertigo dan tinitus sampai 90 hari.

Jawaban : Sindrom demensia, vertigo dan tinitus disarankan untuk menggunakan resep herbal ginko biloba yaitu daunnya, dan direkomendasikan sampai 12 minggu atau 84 hari, tetapi bisa sampai 90 hari.

7)Ada 10 komponen aktif farmakologi pada pola depresi dan kecemasan, apakah pengguna harus menghindari makanan yang banyak mengandung tyramine?

Jawaban: Managemen pola depresi dan kecemasan dapat digunakan St. John’s Wort. Pengguna dari obat herbal ini tidak perlu menghindari makanan yang kaya tyramine.

8)Daftarkan 3 buah rekomendasi informasi yang harus ada pada label dari produk herbal

Jawaban :
-Nama ilmiah dan bagian tanaman mana yang digunakan dalam obat tersebut
-Dosis, kontraindikasi dan efek samping
-Tanggal produksi dan expiration; banyak produk yang mempunyai kemampuan untuk bertahan dalam jangka waktu yang pendek

9)Apa 5 area penting dari pendidikan klien berhubungan dengan terapi herbal? Deskripsikan 1 saran spesifik untuk setiap area.

Jawab: Yang harus diajarkan kepada klien mencakup
-Penjelasan umum tentang alasan mengapa terapi herbal digunakan, langkah apa yang pertama kali dilakukan sebelum menggunakan obat herbal, yaitu membaca dengan teliti label untuk mendapatkan informasi yang tepat mengenai penggunaan, dosis, indikasi ataupun kontraindikasi dan efek samping. Selain itu, bagaimana klien harus terlebih dahulu menghubungi pemberi asuhan keperawatan untuk mendiskusikan tentang penggantian obat herbal jika ingin diganti dengan obat yang diresepkan ataupun obat lain yang dijual bebas.
-Penjelasan tentang diet. Nasihatkan ke klien makanan yang harus dihindari jika sedang meminum obat herbal dan ajarkan juga tentang makanan yang menghambat atau memperkuat aksi spesifik dari obat herbal. Hal ini bisa berpengaruh bagi efek dari obat tersebut, bahkan bisa menjadi racun.
-Penjelasan mengenai efek samping. Nasihatkan pada klien mengenai efek samping apa yang berpotensi dari terapi herbal, sehingga untuk setiap gejala yang muncul, instruksikan pada klien untuk segera melaporkannya kepada pemberi asuhan keperawatan
-Administrasi diri
Instruksikan klien tentang persiapan khusus yang harus ada sebelum menggunakan obat herbal tertentu, misalnya dengan menentukan apakah obat tersebut sudah sesuai dengan gejala yang sedang dialami atau tidak. Klien harus memutuskan untuk menggunakan suatu obat dengan alasan tertentu.
-Konsederasi budaya, dengan mengkaji keyakinan pribadi dari klien dari budaya yang berbeda, berkomunikasi dengan penuh rasa hormat terhadap budaya klien atau keluarga. Selanjutnya perlu ada evaluasi mengenai keefektifan kompetensi budaya dalam interaksi. Perawat juga harus memodifikasi komunikasi ketika berjumpa dengan klien atau keluarga sesuai kebutuhan budaya.

II. Etichs

1.Apa 4 prinsip dasar etik? Jelaskan tentang artinya masing-masing!

-Prinsip respek
Menetapkan bahwa semua etik kperawatan kesehatan dan secara tidak langsung manusia harus menghargai kehidupannya sendiri dan kehidupan orang lain dan menerima kematian
-Prinsip respek autonomi
Autonomi berarti setiap individu harus memiliki kekebabasan untuk memilih rencana kehidupan dan cara bermoral mereka sendiri.
-Non-malefisien dan keselamatan
Dilihat pada kontinum rentang dari bahaya yang tidak berarti sampai menguntungkan orang lain dengan melakukan yang baik (keselamatan).
-Keadilan
Prinsip keadilan menuntut perlakuakn terhadap orang lain yang adil dan memberikan apa yang menjadi kebutuahn mereka.

2.Dokumen apa yang merupakan akar dari inform concent? Apa 2 aspek yang paling relevan untuk percobaan klinik dan peran perawat?

Dokumen tersebut adalah dokumen informed concent. Ada 2 aspek yang relevan yaitu kerahasiaan dan keautonomian

3.Dalam jalur mana inform concent dan perbandingan resiko keuntungan berhubungan dengan penelitian obat?

Melalui IRBS (Institutional Review Administration) yang memiliki kewajiban utama menentukan status resiko seluruh proyek penelitian.

4.Apa objektifitas dari 4 fase eksperimen pada manusia?

-Penelitian-penelitian dari proses fisiologik, biokimia atau patologik atau respon terhadap suatu intervensi tertentu, baik fisik, kimiawi atai psikologis pada subjek-subjek sehat atau klien
-Uji terkontrol dari tindakan-tindakan diagnostik, preventifatau terapeutik dalam kelompok orang yang lebih besar, yang dirancang untuk mendemontrasikan respon umum tertentu pada tindakan-tidakan tersebut terhadap suatu variasi biologis individu
-Penelitian-penelitian untuk menentukan konsekuensi untuk individu dan masyarakat dari tindakan-tindakan preventif atai teraoeutik tertentu, dan
-Penelitian-penelitian yang berkenanan dengan tingkah laku yang berkaitan dengan kesehatan manusia dalam suatu jenis keadaan dan lingkungan

5.Apa keuntungan dan kerugian dari variasi desain penelitian?

Penelitian ilmiah memiliki keistemewaan yaitu bisa dilakukan eksperimen sehingga tindakan yang diselidiki dikontrol dengan ketat. Sementara itu, kerugiannya dengan adanya bermaca-macam desain, maka akan lebih banyak kelemahan yang ditimbulkan. Penelitian kuantatif misalnya lebih mudah untuk mempelajari penyebab fisik penyakit dibandingkan menetapkan eksperimen. Tetapi untuk membuktikan sesuatu yang arahnya ke depan penelitian ini tidak bisa diandalkan.
6.Apa implikasi dari deklarasi Helsinki untuk percobaan klinik?
•Dalam penerapan penelitian medis ilmiah secara murni yang dilakukan pada manusia, adalah kewajiban dokter untuk tetap sebagai pelindung kehidupan dan kesehatan orang tersebut pada siapa penelitian biomedik dilakukan.
•Para subyek harus merupakan sukarelawan –- baik orang-orang sehat maupun klien di mana rancangan percobaan tidak memiliki kaitan dengan penyakit klien.
•Peneliti atau tim peneliti harus menghentikan penelitian jika dalam penilaiannya seandainya dilanjutkan penelitian itu akan merugikan individutersebut.
•Dalam peneltiian pada manusia, kepentingan ilmu dan masyarakat tidak boleh lebih diutamakan daripada pertimbangan-pertimbanganyang berkaitan dengan kesejahteraan subyek.

7.Identifikasi 2 perhatian berhubungan dengan perkembangan obat. Apa implikasi untuk praktik keperawatanmu?

-Obat yang berkembang harus terlebih dahulu diujicobakan
-Jangan
Implikasi bagi perawat adalah agar perawat dapat bertanggung jawab terhadap masalah kesehatan dan pengembangan pengobatan kliennya sehingga perawatan pengobatan yang diberikanpun akan lebih baik bagi klien.

8.Apa implikasi dari penelitian klinis obat untuk praktik keperawatanmu?
Terapkan proses keperawatan!

Jawaban : Penelitian klinis obat dapat dilihat dan diterapkan dalam praktik keperawatan. Seperti ketika seorang perawat memberikan obat sesuai advice dokter. Dari asuhan keperawatan yang diberikan, akan terlihat bagaimana kerja obat tersebut hingga efeknya. Hal ini dapat menjadi data penelitian yang juga akan berguna bagi tenaga kesehatan maupun para peneliti.
Dalam proses keperawatan, hal yang bisa dilakukan antara lain dengan mencatat dengan detail setiap obat yang sudah diberikan, bagaimana outcome serta efek sampingnya sehingga bisa dijadikan pembelajaran.
Poskan Komentar