Selasa, 06 April 2010

SATUAN ACARA PEMBELAJARAN BERMAIN








Kristiani D Tauho 462007026




PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN
FAKULTAS ILMU KESEHATAN
UNIVERSITAS KRISTEN SATYA WACANA
SALATIGA
2010

A. Latar Belakang

Bermain merupakan sarana bagai anak-anak untuk belajar mengenal lingkungan kehidupannya. Pada saat bermain, anak-anak mencobakan gagasan-gagasan mereka, bertanya serta mempertanyakan berbagai persoalan, dan memperoleh jawaban atas persoalan-persoalan mereka. Melalui permainan menyusun balok misalnya anak-anak belajar menghubungan ukuran suatu obyek dengan lainnya. Mereka belajar memahami bagaimana balok yang besar menopang balok yang kecil. Mereka belajar konsep bagaimana hal-hal yang lebih besar mampu menopang hal-hal yang lebih kecil .
Bermain tidak dapat dipisahkan dari anak-anak. Bagi anak, bermain merupakan seluruh aktifitas anak termasuk bekerja, kesenangannya dan merupakan kebutuhan seperti halnya makanan, perawatan, cinta kasih dan lainnya. Anak memerlukan berbagai variasi permainan untuk kesehatan fisik, mental dan perkembangan emosinya. Ketika mereka bermain mereka menggunakan seluruh emosinya, perasaan dan pikirannya, sehingga bermain sangat diperlukan bagi anak, baik ketika sehat maupun sakit.
Bermain adalah suatu kegiatan yang dilakukan dengan atau tanpa mempergunakan alat yang menghasilkan pengertian atau memberikan informasi, memberi kesenangan maupun mengembang-kan imajinasi pada anak. Pemahaman mengenai konsep bermain sudah barang tentu akan berdampak positif pada cara guru dalam membantu proses belajar anak. Pengamatan ketika anak bermain secara aktif maupun pasif, akan banyak membantu memahami jalan pikiran anak dan akan meningkatkan keterampilan berkomunikasi.
Salah satu intervensi keperawatan dalam mengatasi dampak hospitalisasi pada anak adalah dengan memberikan aktivitas bermain. Aktivitas bermain dapat dilakukan sebelum melakukan prosedur pada anak. Hal ini dilakukan untuk mengurangi rasa tegang dan emosi yang dirasakan anak selama prosedur, seperti menggambar.

B. Tujuan Umum

- Memfasilitasi penguasaan situasi yang tidak familiar
- Memberi kesempatan anak untuk membuat keputusan dan kontrol
- Memperbaiki konsep-konsep yang salah tentang penggunaan dan tujuan peralatan dan prosedur medis.
- Memberi anak peralihan dan relaksasi.
- Membantu anak untuk merasa lebih aman dalam lingkungan yang asing.
- Memberi cara untuk mengurangi tekanan dan untuk mengekspresikan perasaan.
- Menganjurkan untuk berinteraksi dan mengembangkan sikap-sikap yang positif terhadap orang lain.
- Memberi cara untuk mengekspresikan ide kreatif dan minat.
- Memberi cara untuk mencapai tujuan-tujuan terapeutik.
- Memberikan kesempatan anak untuk bertumbuh dan berkembang selama dirawat di rumah sakit.



C. Karakteristik Anak

a. Tahap Tumbang : Toddler
b. Karakteristik Anak Toddler
• Tahap Anal
• Berlangsung antara usia 1 dan 3 tahun.
• Kenikmatan akan dialami anak dalam fungsi pembuangan, misalnya menahan dan bermain-main dengan feces, atau juga senang bermain-main dengan lumpur dan kesenangan melukis dengan jari.
• Motorik dan bahasa berkembang
• Mulai belajar makan, berpakaian dan toilet
• Orang tua yang overprotec atau terlalu tinggi pengaharapan terhadap anak akan menyebabkan anak shame & doubt (malu dan ragu)
• Perilaku positif: tergantung kepada orang tua tetapi memandang diri sendiri sebagai seseorang yang merupakan bagain dari orang tua
• Preoperasional (Egoscentrism: dapat menghubungkan konsep suatu benda dengan kenyataan, konsep elaborate (rumit/panjang), mengajukan pertanyaan)
• Belajar mengontrol eliminasi kotoran dari tubuh, belajar membedakan kelamin, menerima kestabilan psikologi, membentuk konsep sosial dan fisik yang sederhana, belajar berhubungan emosi dengan orang tua, saudara (sibling), dan orang lain, belajar membedakan benar dan salah, mengembangkan nurani.
• Karakteristik bermain: Paralel
• Isi bermain: Imitatif
• Tipe paling lazim dari bermain: Gerakan tubuh
• Karakteristik aktivitas spontan: Mempelajari peran jender
• Perkembangan rasa etik: memulai nilai-nilai moral
D. Tempat

Ruang : KIA
Rumah Sakit : Panti Wilasa Citarum Semarang

E. Waktu
Hari / Tanggal : Rabu, 10 Februari 2010
Jam : 09.00 WIB

F. Judul Permainan
Mobil-mobilan

G. Bahan
 Mobil-mobilan
 Binatang yang bisa dinaiki


Semarang, 10 Februari 2010
Mengetahui,



Ibu Dewi
Nurse Educator
Poskan Komentar